Monday, 22 February 2010

Legenda - Selat Bali

Cerita Rakyat Bali

Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran.

Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, “Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya.”

Sidi Mantra pergi ke Gunung Agung dengan mengatasi segala rintangan. Sesampainya di tepi kawah Gunung Agung, dia duduk bersila. Sambil membunyikan genta dia membaca mantra dan memanggil nama Naga Besukih. Tidak lama kernudian sang Naga keluar. Setelah mendengar maksud kedatangan Sidi Mantra, Naga Besukih menggeliat dan dari sisiknya keluar emas dan intan. Setelah mengucapkan terima kasih, Sidi Mantra mohon diri. Semua harta benda yang didapatnya diberikan kepada Manik Angkeran dengan harapan dia tidak akan berjudi lagi. Tentu saja tidak lama kemudian, harta itu habis untuk taruhan. Manik Angkeran sekali lagi minta bantuan ayahnya. Tentu saja Sidi Mantra menolak untuk membantu anakya.

Manik Angkeran mendengar dari temannya bahwa harta itu didapat dari Gunung Agung. Manik Angkeran tahu untuk sampai ke sana dia harus membaca mantra tetapi dia tidak pernah belajar mengenai doa dan mantra. Jadi, dia hanya membawa genta yang dicuri dari ayahnya waktu ayahnya tidur.

Setelah sampai di kawah Gunung Agung, Manik Angkeran membunyikan gentanya. Bukan main takutnya ia waktu ia melihat Naga Besukih. Setelah Naga mendengar maksud kedatangan Manik Angkeran, dia berkata, “Akan kuberikan harta yang kau minta, tetapi kamu harus berjanji untuk mengubah kelakuanmu. Jangan berjudi lagi. Ingatlah akan hukum karma.”

Manik Angkeran terpesona melihat emas, intan, dan permata di hadapannya. Tiba-tiba ada niat jahat yang timbul dalam hatinya. Karena ingin mendapat harta lebih banyak, dengan secepat kilat dipotongnya ekor Naga Besukih ketika Naga beputar kembali ke sarangnya. Manik Angkeran segera melarikan diri dan tidak terkejar oleh Naga. Tetapi karena kesaktian Naga itu, Manik Angkeran terbakar menjadi abu sewaktu jejaknya dijilat sang Naga.

Mendengar kematian anaknya, kesedihan hati Sidi Mantra tidak terkatakan. Segera dia mengunjungi Naga Besukih dan memohon supaya anaknya dihidupkan kembali. Naga menyanggupinya asal ekornya dapat kembali seperti sediakala. Dengan kesaktiannya, Sidi Mantra dapat memulihkan ekor Naga. Setelah Manik Angkeran dihidupkan, dia minta maaf dan berjanji akan menjadi orang baik. Sidi Mantra tahu bahwa anaknya sudah bertobat tetapi dia juga mengerti bahwa mereka tidak lagi dapat hidup bersama.

“Kamu harus mulai hidup baru tetapi tidak di sini,” katanya. Dalam sekejap mata dia lenyap. Di tempat dia berdiri timbul sebuah sumber air yang makin lama makin besar sehingga menjadi laut. Dengan tongkatnya, Sidi Mantra membuat garis yang mernisahkan dia dengan anaknya. Sekarang tempat itu menjadi selat Bali yang memisahkan pulau Jawa dengan pulau Bali.





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
www.sumbercerita.com




Read More : Legenda - Selat Bali

Legenda - Batu Golog

Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat

Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing di Nusa Tenggara Barat hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain

Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi.

Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.

Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini makin tinggi.” Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk.”

Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.

Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.

Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.

Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
www.sumbercerita.com




Read More : Legenda - Batu Golog

Screen Projection

hah.... balum capek aku cuma sedikit laper aja (maklum dah siang ceh)
masih ada 1 lagi lho....
ne aku postingin khusus buat kalian yang mau baca aja
wkwk

Screen ?? layar?? ah sama aja kali ya?? pa sech definisinya??

Sebuah layar proyektor adalah instalasi yang terdiri dari permukaan dan struktur pendukung yang digunakan untuk menampilkan gambar diproyeksikan untuk pandangan penonton. Layar proyeksi dapat diinstal secara permanen seperti di gedung bioskop, dilukis di dinding, semi-permanen atau ponsel, seperti dalam sebuah ruang konferensi atau non-dedicated melihat ruang.

Seragam putih atau layar abu-abu digunakan hampir secara eksklusif untuk menghindari perubahan warna pada gambar, sementara yang paling diinginkan kecerahan layar tergantung pada sejumlah variabel, seperti tingkat cahaya ambient dan kekuatan terang sumber gambar. Layar datar atau melengkung dapat digunakan tergantung pada optik digunakan untuk memproyeksikan gambar dan akurasi geometris yang dikehendaki dari gambar produksi, layar datar menjadi lebih umum dari keduanya.

Layar dapat lebih dirancang untuk proyeksi depan atau belakang, yang lebih umum sistem proyeksi depan memiliki sumber gambar yang terletak di sisi yang sama dari layar sebagai penonton

Good luck bagi yang baca (neg ada...wkwkwk)





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
http://www.wikipedia.org




Read More : Screen Projection

Cash Register

Wah,... masih belum bosen
taukan kalian apa cash register itu, di posting kali ini aku ingin menjelaskannya pada kalian.

A. Apakah itu cash register??

cash register adalah perangkat mekanis atau elektronik untuk menghitung dan merekam transaksi penjualan, dan kas terpasang laci untuk menyimpan uang tunai. Kasir juga biasanya mencetak tanda terima untuk pelanggan
biasanya laci dapat dibuka hanya setelah penjualan, kecuali bila menggunakan tombol khusus, yang hanya karyawan senior dan pemilik yang mengetahuinya.

B. Sejarah

Cash register pertama diciptakan oleh James Ritty mengikuti [Perang Saudara Amerika]. Dia adalah pemilik sebuah bar di Dayton, Ohio, Amerika Serikat, dan ingin menghentikan pencurian karyawan dari keuntungannya. Dia menciptakan Ritty Model I pada tahun 1879 setelah melihat sebuah alat yang menghitung revolusi pada baling-baling kapal uap. Dengan bantuan John Ritty, saudaranya.

Saat ini, banyak cash register komputer secara individual. Yang mungkin berbasis DOS, Windows atau Unix. Banyak dari cash register telah touch screen. Cash register dapat dihubungkan ke komputer Point of sale jaringan menggunakan semua jenis protokol. Sistem seperti ini dapat diakses dari jarak jauh untuk tujuan memperoleh catatan atau pemecahan masalah.

gimana-gimana?? udah jelas belum??
moga sekelumit copyan ini bisa bermanfaat.





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
http://www.wikipedia.org




Read More : Cash Register

follow me

Kasih Makan Hamsterku

Networked Blogs

  © Ratna-Always For You The Transformers by Blog Tips And Trick 2009