Showing posts with label Drug Education. Show all posts
Showing posts with label Drug Education. Show all posts

Tuesday, 21 September 2010

Drug Education

Betapa buruknya dampak perilaku penyalahgunaan Narkoba. Hendaknya kita berusaha semaksimal mungkin untuk menanggulangi masalah ini bersama-sama. Sebagai langkah awal adalah menanamkan pemahaman agama sejak dini dengan menciptakan suasana yang penuh kasih sayang antara ayah, ibu dan anak. Sebuah penelitian membuktikan bahwa remaja yang dibesarkan dalam keluarga yang tidak religius menghadapi resiko lebih besar untuk terlibat penyalahgunaan Narkoba (Cancerellaro Larson, Wilson, 1982).

Orang tua berkewajiban menciptakan keluarga yang harmonis, komunikatif dengan anak, menjauhi gaya hidup konsumtif dan memberikan teladan yang baik terhadap keluarga dengan tuntunan agama. Demikian juga dengan guru-guru disekolah, berkewajiban menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi proses belajar mengajar.

Pada akhirnya, dengan berbagai pemaparan seputar masalah Narkoba, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk bersikap apatis terhadap fenomena semakin merebaknya kasus tersebut akhie-akhir ini. Diakui atau tidak berkembangnya penyalahgunaan Narkoba dikalangan generasi muda akhir-akhir ini disebabkan oleh ketidakpedulian masyarakat terhadap masalah tersebut. Persoalan Narkoba tidak dapat diatasi hanya dengan seminar, diskusi atau hanya digembar-gemborkan saja. Upaya mengeliminasi penyalahgunaan Narkoba dimasyarakat hanya bisa dilakukan bila setiap keluarga turut serta dalam upaya penanggulangan masalah tersebut.

Sudah saatnyalah kita bersatu padu mencegah penyalahgunaan dan pengedaran Narkoba agar tidak semakin meluas dan menimbulakan dampak yang merugika bagi kita semua, bangsa Indonesia tercinta.

Maka dalam beberapa bulan terakhir ini saya mencoba memposting apa yang saja dapatkan dibangku sekolah dulu, semoga bermanfaat bagi kalian para pembaca.
  1. Drug Education
  2. Mengenal Narkoba dan Pengertian dari narkoba
  3. Penyebab Penyalahgunaan Narkoba
  4. Tips Buat Orang Tua
  5. Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
  6. Hukuman Dan Denda Bagi Penyalahguna
  • Definisi Dari Beberapa Jenis Narkoba, Seperti :
  1. Definisi Rokok
  2. Definisi Minuman Keras / Alkohol
  3. Definisi Obat Penenang / Tidur
  4. Definisi Ekstasi
  5. Definisi Shabu - Shabu
  6. Definisi Ganja
  7. Definisi Morphine Dan Heroin
  8. Definisi Kokain



Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Drug Education

Friday, 17 September 2010

Hukuman Dan Denda Bagi Penyalahguna Narkoba

Setelah kemaren aku ngepostingin tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba kini tiba giliranya tentang Hukuman Dan Denda Bagi Penyalahguna Narkoba. Dari dasar Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 1997 tentang Narkotika, pengguna dan pemilik serta pengedar Narkoba dapat dikenakan hukuman sebagai berikut :

  • PENGGUNA NARKOBA
Dapat dikenakan hukuman penjara 1 sampai 4 tahun, sesuai dengan pasal 85.

  • PEMILIK NARKOBA
Dapat dikenakan hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp. 500.000.000.- (Lima Ratus Juta), sesuai dengan pasal 78 ayat 1(b).

  • PENGEDAR NARKOBA
Sesuai dengan pasal 84, pengedar narkoba akan dikenakan hukuman penjara dari 5 tahun sampai 10 tahun dengan denda sebesar Rp. 250.000.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) sampai dengan Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

  • PRODUSEN / PEMBUAT NARKOBA
Akan dikenakan hukuman penjara 7 (Tujuh) tahun sampai seumur hidup dan denda sebesar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) sampai dengan Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliard Rupiah), sesuai dengan Undang-Undang Narkotika pasal 80 ayat 1 (a).





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Hukuman Dan Denda Bagi Penyalahguna Narkoba

Thursday, 16 September 2010

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Dipostingan sebelumnya aku dah jelasin secara terperinci, mulai dari :

Mengenal Narkoba dan Pengertian dari narkoba
Penyebab Penyalahgunaan Narkoba
Tips Buat Orang Tua


Definisi Dari Beberapa Jenis Narkoba, Seperti :

Dan upaya pencegahan dalam arti "PRIMER" dapat diupayakan di rumah, di sekolah atau dilingkungan sosial masyarakat. Salah satu caranya ialah :
  1. Perlunya pendidikan dan penyuluhan sejak dini, mulai dari rumah, sekolah dan lingkungan masyarakat tentang bahaya narkoba.
  2. Bagi pemakai narkoba, setelah mengalami proses hukum kemudian dimasukkan ke panti rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.
  3. Bagi produsen dan pengedar, dikenakan sanksi yang seberat-beratnya sampai hukuman mati.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Tuesday, 6 April 2010

Tips Buat Orang Tua

Komunikasi dalam keluarga sangat besar pengaruhnya dalam menentukan perkembangan anak, agar terhindar dari bahaya Narkoba. Karena pada prakteknya sering dijumpai orang tua tidak mengetahui dan tidak menyadari bahwa anak yang dicintainya selam ini sudah terlibat /ketergantungan narkoba.
Hal tersebut disebabkan oleh dua hal, yaitu
  1. Minimnya pemahaman atau ketidaktahuan orang tua.
  2. Kepandaian si anak dalam menyembunyikan ketergantungannya pada Narkoba sehingga orang tua terkecoh.

Sebagian orang tua harus harus mewaspadai gejala dini pada anak, apakah terlibat penyalahgunaan/pemakai Narkoba atau tidak. Ada beberapa tips buat orang tua untuk mengenali perubahan atau gejala yang terjadi pada anak apabila terlibat/pemakai Narkoba.
  1. Prestasi belajar menurun tajam.
  2. Membolos sekolah, mereka yang mulanya rajin sekolah, sering kita jumpai tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas.
  3. Menjadi pemalas, enggan mandi.
  4. Badan kurus, muka pucat dan kuyu.
  5. Meninggalkan ibadah, mereka yang tadinya rajin beribadah menjadi malas beribadah bahkan meninggalkannya sama sekali.
  6. Suka mengancam dan merusak barang.
  7. Menjual barang, mencuri/terlibat tindakan kriminal.
  8. Sering pulang larut malam bahkan tidak pulang.
  9. Sering mengurung dan mengunci diri dalam kamar (berlama-lama).
  10. Sering dijumpai beberapa alat untuk menggunakan Narkoba, antara lain : alat suntikan, kertas timah (alumunium foil) yang berasal dari rokok, alat yang disebut "bong", alat ini khusus untuk menghisap shabu-shabu yang terdiri dari tabung gelas san dua buah sedotan.

Apabila orang tua menjumpai anak remajanya ternyata pengguna narkoba atau pemakai narkoba.
  • Janganlah panik,
  • Berilah dia motivasi agar mau berobat.
  • Bila tidak mau, berilah contoh kasus-kasus, baik yang ditangani polisi atau di penjara sampai yang meninggal karena Overdosis.
  • Dan sebagai orang tua tidak perlu saling menyalahkan, karena dalam hal ini terkadang anak hanya merupakan korban dari tatanan sosial keluarga yang tidak kondusif.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Tips Buat Orang Tua

Wednesday, 10 March 2010

Penyebab Penyalahgunaan Narkoba

Tidak ada alasan sedikitpun untuk mencoba atau sekedar ingin tau rasanya bagaimana Narkoba itu, jelas tidak ada manfaatnya sama sekali.
Bahkan dapat membawa kita kejurang kehancuran dan bahkan kematian. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab penyalahgunaan Nakoba, antara lain :

  • Sisi pengetahuan
Tidak adanya pendidikan atau pengetahuan yang ditanamkan sejak dini tentang apa itu Narkoba dan bahannya, serta bagaimana memeranginya. seharusnya pendidikan tentang bahaya Narkoba itu dimulai dari masa kanak-kanak, kalau perlu biasakan mata pelajaran tentang Narkoba di sekolahan.

  • Sisi sosial keluarga
Hubungan yang kurang harmonis antara anak dan orangatua menyebabkan anak mencari pelarian dan bergaul dengan orang-orang yang tidak baik. Bila dibandingkan dengan anak yang dibesarkan dengan perhatian penuh dari orangtua, anak yang kurang mendapat perhatian memiliki resiko yang tinggi utnuk mencoba atau menyalahgunakan Narkoba.

  • Sisi pergaulan (Teman bermain)
Dilingkungan pergaulan terjadi karena beberapa faktor pendorong pemakaian Narkoba diantaranya adalah :

  1. Untuk sekedar iseng dan mencari kesenangan,
  2. Supaya diterima dilingkungan tempat bermain atau teman bermain,
  3. Coba-coba sekedar ingin tahu rasanya dan beranggapan bahwa mencoba sekali tidak akan ketagihan (kurang percaya diri)
  4. Melarikan diri dari kenyataan hidup yang pahit atau trauma masa lalu (putus cinta, hubungan antara anak dan orang tua tidak harmonis).




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Penyebab Penyalahgunaan Narkoba

8. Kokain

Kokain, jenis Narkoba ini bentuknya bubuk putih dan sedikit pahit. Diproses dari tanaman Erythroxylon coca.

  • Dikenal juga dengan nama :
  1. Snow,
  2. Coke,
  3. Crak,
  4. Lady de el el.
  • Disalah gunakan dengan cara dihirup, Gejala yang dialami oleh si pemakai adalah :
  1. Merasakan kegembiraan yang berlebihan,
  2. Kegelisahan,
  3. Banyak bicara, kebingungan, tidak dapat mengontrol pikiran dan perilaku,
  4. Tidak mempunyai nafsu makan,
  5. Kejang-kejang, mual dan muntah (keracunan)
  6. Gangguan penglihatan.
  • Akibat bagi mereka yang menggunakan Narkoba jenis kokain ini adalah :
  1. Akan mengalami gangguan jiwa,
  2. Melakukan tindak kekerasan,
  3. Perkelahian,
  4. Kehilangan sahabat
  5. Melakuakan pembunuhan. de el el




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno



Read More : 8. Kokain

Tuesday, 9 March 2010

7. Morphine dan Heroin (Putaw)

Morphine dan Heroin (Putaw) adalah sejenis narkoba yang mempunyai bentuk yang sama yaitu serbuk putih, zat ini sangat mudah sekali menembus jaringan otak, sehingga ber-reaksi lebih kuat dan cepat.

Umumnya digunakan dengan cara disuntik atau dihisap. Gejala dan akibat yang dialami setelah memakai Morphine dan Heroin (Putaw) :

  1. Masa bodoh, tidak peduli dengan sekitar,
  2. Ingin selalu menyendiri,
  3. Mudah marah, tidak bersahabat,
  4. Mata sayu, mengantuk/tidur,
  5. Terkena gangguan lever dan darah,
  6. Badan menjadi kurus, bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian.

Mereka yang sudah ketagihan dan ketergantungan narkoba sejenis ini, sangat susah untuk disembuhkan. Salah satu akibatnya adalah "sakaw" yaitu gejala putus zat atau sakit apabila dalam satu hari tidak menggunakannya (ketagihan).

Yang bersangkutan akan berupaya dengan segala cara untuk menghilangkan "sakaw" tersebut (harus mendapatkan putaw).
  • Misalnya dengan menjual barang-barang miliknya atau orangtuanya, samapi pada tindak kriminal lainnya seperti mencuri, menjambret bahkan merampok hanya untuk memperoleh Narkoba jenis Putaw ini.
Kematian seringkali terjadi pada pengguna ini akibat overdosis.





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : 7. Morphine dan Heroin (Putaw)

6. Ganja

Ganja, bentuknya sepeti daun kering yang dipotong - potong (mirip tembakau), terbuat dari tanaman Kanabis indica yang dikeringkan.

  • Dikenal juga dengan nama
  1. Mariyuana,
  2. Cimeng,
  3. Gele,
  4. Grass, de elel
  • Apabila dikonsumsi (dihisap seperti rokok) akan menimbulkan gejala dan akibat sebagai berikut :
  1. Berhalusinasi atau berkhayal,
  2. Berkeringat,
  3. Mata merah,
  4. Senang menyendiri dan melamun,
  5. Bersikap acuh tak acuh,
  6. Bingung dan gelisah,
  7. Panik,
  8. Sulit berkonsentrasi,
  9. Mulut dan tenggorokan kering,
  10. Paranoid.
Pada umumnya orang yang menghisap ganja akan mengalami gangguan jiwa (gila), karena maksud sebenarnya ingin membebaskan diri dari berbagai masalah. Tetapi tanpa disadari pelarian ini justru menjerumuskan ke dunia khayal (kesenangan).






Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno





Read More : 6. Ganja

Monday, 8 March 2010

5. Shabu -Shabu

Shabu - shabu adalah bahan kimia methamphetamin. Biasanya berbentuk kristal seperti gula atau bumbu penyedap masakan.

Shabu -shabu sering juga disebut : SS, ice (es) karena bentuknya yang seperti kristal transparan tidak berbau dan tidak berwarna.

Gejala dan akibat dari penggunaan shabu - shabu antara lain adalah :
  1. Keringat berlebihan bahkan kedinginan,
  2. Berkhayal,
  3. Mulut kering dan selalu merasa haus,
  4. Kehilangan nafsu makan,
  5. Susah tidur dan banyak bicara,
  6. Penurunan berat badan yang berlabihan.

Sering terjadi kematian oleh pemakai narkoba jenis ini, yang disebabkan oleh kerusakan sel - sel otak dan saraf - saraf otonom yang mengakibatkan :
  1. Pusing,
  2. Jantung berdebar,
  3. Tekanan darah naik/turun,
  4. Hilang kesadaran, sampai akhirnya meninggal dunia.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : 5. Shabu -Shabu

Sunday, 7 March 2010

4. Ekstasi

Ekstasi adalah Narkoba dalam bentuk pil/tablet atau kapsul. Ekstasi memaksa tubuh melakukan aktivitas yang berlebihan diluar kemampuan. Ekstasi dikenal juga dengan nama : ineks, kancing dll.


Gejala dan akibat yang biasanya ditimbulkan oleh penggunaan ekstasi antara lain :
  1. Kehausan,
  2. Tidak bisa diam,
  3. Menggigil / ketagihan,
  4. Kepala digoyang - goyangkan (gedeg)
  5. Hilang nafsu makan,
  6. Sakit kepala,
  7. Diare atau sakit perut,
  8. Mual dan muntah,
  9. Denyut jantung cepat,
  10. Syaraf otak rusak.

Dan kebanyakan pengguna ekstasi yang mengalami ketagihan dan akhirnya meninggal dunia karena keracunan dan kerusakan organ tubuh seperti :
  1. Ginjal,
  2. Lever,
  3. Jantung,
  4. Otak,
  5. Alat pencernaan.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : 4. Ekstasi

Saturday, 6 March 2010

3. Obat Penenang/Tidur (Sedativ/Hipnotik)

Narkoba jenis Obat Penenang biasanya berbentuk pil, dikenal juga dengan nama pil koplo. Dokter memberi obat ini kepada pasien, yang memang membutuhkan untuk mengatasi penyakit kecemasan serta gangguan tidur/sulit tidur (insomnia).

Penggunaan obat jenis ini harus dibawah penganwasan dokter dan hanya boleh dibeli dengan resep dokter di apotik. Bila disalah gunakan dapat menimbulkan gangguan kejiwaan (merusak sel-sel otak) dan gangguan perilaku pada pemakainya. Gejala dan akibat pada umumnya yaitu :
  1. Jalan sempoyongan,
  2. Banyak bicara (nglantur),
  3. Mudah tersinggung,
  4. Mudah marah,
  5. Gangguan daya ingat (pikiran)
  6. Gangguan penglihatan,
  7. Hilangnya kontrol diri.
Biasanya penyalah gunaan obat penenang ini adalah pemula bagi seorang remaja (awal menuju ke penyalahgunaan narkoba), yang kemudian akan terjerumus ketingkat yang lebih berat lagi seperti ganja, kokain, heroin de es be.





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : 3. Obat Penenang/Tidur (Sedativ/Hipnotik)

Thursday, 4 March 2010

2. Minuman Keras (Alkohol)

Alcohol&Drugs Myspace Comments

Dalam Al-Qur'an telah ada larangan Meminum khamar (Minuman keras) yaitu:

Al-Maidah:90-91

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, berjudi, berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermakstd hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu.

Minuman keras atau Miras adalah jenis narkoba dalam bentuk minuman yang mengandung alkohol.

  • Minuman keras sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat merusak:
  1. Pikiran (otak),
  2. Lever (hati),
  3. Perasaan dan
  4. Perilaku.

  • Gejala pada umunya yang terjadi pada seseorang yang minum-minuman keras :
  1. Mabuk, Mata merah dan muntah.
  2. Cara berjalan yang sempoyongan/tidak mampu berjalan.
  3. Mudah marah dan tersinggung.
  4. Pusing, kehilangan keseimbangan.
  5. Banyak bicara (nglantur)

  • Dan akibat dalam waktu yang tidak lama pengguna minuman keras ini dapat terjangkit penyakit:
  • Liver (hati),
  • Pencernaan (lambung),
  • Kanker,
  • Terganggu jiwanya.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno



Read More : 2. Minuman Keras (Alkohol)

Wednesday, 3 March 2010

1. Rokok

Ne buat para pecandu rokok berat mendingan udahin dech, gak baik juga lho buat kesehatan.
Nah, sekarang baca dan cermati dulu ntar abis itu beli Mie Ayam ato Bakso, sebagai pengganti Rokok.

Rokok atau tembakau adalah awal menuju narkotika (nah...lho..). rokok termasuk zat adiktif karena mengandung zat yang dapat menimbulkan ketagihan dan ketergantungan.

Mereka yang sudah ketagihan dan ketergantungan rokok, susah untuk dihentikan. (Waduh gimana nech). Sampai saat ini seorang perokok tidak mengetahui dengan sebenarnya, apa yang terkandung di dalam asap rokok.

Nah..sekarang, marilah enakkita sama-sama mengetahui bahwa asap rokok itu mengandung :
  1. Nikotin, Yaitu bahan kimia yang berminyak dan merupakan salah satu zat yang menimblkan ketagihan.
  2. Tar, Yaitu campuran bahan kimia dan gas yang berwarna kecoklatan.
  3. Karbon monoksida, Yaitu gas beracun dalam asap yang dikeluarkan oleh mobil.
  4. Amonia, Yaitu bahan kimia yang dipakai dalam bubuk pembersih rumah tangga dan bahan peledak.
  5. Botan, Yaitu gas yang dipakai dalam pematik (korek api).

Mengerikan bukan??
Makanya orang yang merokok akan mudah terkena penyakit :
  1. Batuk-batuk,
  2. Radang paru-paru (Bronkitis),
  3. Gangguan pernafasan,
  4. Kanker paru-paru,
  5. Jangtung,
  6. Tekanan darah naik, de el el
Dan menurut dari hasil penelitian manunjukkan bahwa :
  1. Rokok adalah pembunuh nomor tiga setelah jantung koroner dan kanker.
  2. Di Indonesia, 57.000 orang per tahun mati karena merokok.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : 1. Rokok

Tuesday, 2 March 2010

Mengenal Narkoba

NARKOBA MUSUH DUNIA,
MUSUH INDONESIA,
MUSUH KITA
.
Dari dulu sampai sekarang sudah banyak orang yang menggembar-gemborkan
"NO DRUG"
tapi Al-hasil malah semakin banyak yang memakainya, Dari Artis sampai Orang biasa (kompak bgt seh mereka)

Apa seh manfaatnya??
GAK ADA MANFAATNYA
kalo toh itu ada hanya diada-adakan.

Penyebaran Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela.

Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba.

Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.

Apakah Narkoba itu?
NARKOBA atau NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya,

  • Narkotika adalah Obat/Bahan berbahaya yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya.
  • Psikotropika adalah merupakan suatu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
  • Bahan Adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus yang jika dihentikan dapat memberi efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa.
Jenis - Jenis Narkoba ??
  1. Rokok
  2. Minuman Keras (Alkohol)
  3. Obat Penenang/Obat Tidur (Sedativ/Hipnotik)
  4. Ekstasi
  5. Shabu-Shabu
  6. Ganja
  7. Morphine dan Heroin (Putaw)
  8. Kokain





Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Penyuluhan Dinas Pendidikan
Kec. Baturetno




Read More : Mengenal Narkoba

  © Ratna-Always For You The Transformers by Blog Tips And Trick 2009