Sunday, 31 January 2010

E. Urutan Pelaksanaan Rapat (5)

1. Pembukaan
  • Pembukaan yang dilakukan oleh pimpinan tertinggi perusahaan [dewan komisaris] atau pejabat, yang menyatakan bahwa rapat resmi dibuka. Pimpinan tertinggi/ pejabat hanya memberikan pengarahan seperlunya, dan hal-hal yang dianggap penting sebagai pedoman lebih lanjut bagi peserta rapat. Pimpinan tertinggi/ pejabat tidak terlibat dalam rapat yang akan berlangsung.
  • Pembukaan yang dilakukan oleh pimpinan rapat, yang menyatakan parat siap dimulai, umumnya diawali dengan berdoa. Pimpinan mengikuti rapat sampai dengan selesai.
2. Pembagian Tugas
  • Peserta rapat dibagi dalam beberapa kelompok, sesuai dengan topik yang dibahas. Masalah yang dibawa dalam rapat bisa dibagi dalam beberapa topik
3. Diskusi/ rapat kelompok

4. Rapat pleno
  • Dalam rapat pleno, setiap kelompok menyampaikan hasil pembahasannya menurut topik yang dibahas. Kelompok lain mungkin memberikan ulasan, pandangan, masukan, dll.
5. Perumusan
  • Biasanya diserahkan kepada suatu tim tersendiri, yang dinamakan tim perumus.
6. Reproduksi dan pendistribusian naskah
  • Hasil perumusan diserahkan kepada ketua atau pemimpin rapat untuk disahkan. Naskah yang telah disetujui/ disahkan kemudian diperbanyak untuk selanjutnya dibagikan kepada para peserta rapat, dan unit-unit kerja dalam organisasi yang ada hubungannya dengan hasil rapat.




Artikel Diatas Di IL-Hami
Dari
Buku Pelajaran Adm. Perkantoran
SMK MUHAMMADIYAH 1 BATURETNO




Comments
1 Comments

1 comments:

MARWAN SAPUTRA 31 December 2010 at 21:31  

Salam kenal.
OK yhaw qm desain blog....

Post a Comment

follow me

Kasih Makan Hamsterku

Networked Blogs

  © Ratna-Always For You The Transformers by Blog Tips And Trick 2009